Kesehatan

Stimulasi Tepat untuk Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini

perkembangan bahasa anak usia dini.
perkembangan bahasa anak usia dini.

Tubuh pada anak perlu stimulasi untuk mendapatkan tumbuh kembang yang sesuai dengan tahapan. Pemberian stimulasi yang tepat salah satunya bermanfaat dalam perkembangan bahasa anak usia dini.

Lalu, stimulasi seperti apa yang tepat untuk diberikan pada buah hati untuk perkembangan bahasanya? Ketahui jawabannya melalui penjelasan di bawah ini

1. Menstimulasi perkembangan bahasa

Perkembangan bahasa anak usia dini perlu diasah. Untuk mengasah kemampuan berbahasa pada buah hati, Moms bisa menyanyikan sebuah lagu. Jangan lupa juga untuk menyertakan aksi saat menyanyikan sebuah lagu.

Misalnya saja saat menyanyikan lagu “Kepala, Pundak, Lutut, Kaki” Moms bisa sekaligus mengenalkan anggota tubuh tersebut. Meskipun saat itu buah hati anda belum bisa berbicara, melakukan aktivitas ini akan menstimulasi kemampuan komunikasi anak.

Terdapat pula lagu lain yang bisa Moms nyanyikan sembari menunjukkan benda atau kata yang sesuai dengan lagu tersebut. Misalnya saja lagu “Balonku Ada Lima”, atau “Cicak-cicak di dinding”.

Selain peningkatan stimulus melalui gerak tubuh, peningkatan perkembangan bahasa anak juga bisa ditunjang melalui pemberian susu pertumbuhan loh. Moms bisa memberikan susu pertumbuhan Dancow untuk melengkapi kebutuhan harian buah kecil.

2. Ajak bicara sesering mungkin

Meskipun buah hati belum bisa berbicara, bahkan belum tentu mengerti apa yang Moms ucapkan tidak ada salahnya untuk mengajaknya bicara. Sering mengajak berbicara justru akan memancing motorik anak untuk bekerja aktif.

Selain itu anak yang sering diajak bicara memiliki kosakata yang banyak dalam memori otak dibandingkan dengan anak yang jarang diajak bicara.

3. Latih juga kemampuan motorik dan kognitif anak

Perkembangan motorik dan kognitif tidak kalah penting dalam perkembangan bahasa anak.  Anak yang aktif dan dan cepat tanggap dapat mendukung kemampuan berbicara pada anak. Oleh sebab itu sesekali Anda juga perlu menstimulasi perkembangan motorik dan kognitif pada anak.

Stimulasi perkembangan motorik dapat dilakukan dengan bermain bola, menyusun balok atau mencoret-coret kertas. Sedangkan stimulasi perkembangan kognitif dilakukan dengan mengajarkan musik dengan alat sederhana yang ada di rumah.