Bisnis Ibu & Anak

Tidur dan Perkembangan Otak Anak

perkembangan otak anak
perkembangan otak anak

Tidak banyak yang mengetahui bahwa tidur berpengaruh terhadap perkembangan otak anak. Ini dapat terjadi karena saat tidur, otak anak mengalami proses penyimpanan informasi dan perbaikan sel yang rusak.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan hubungan tidur dan otak anak tersebut. Salah satunya penelitian ditulis dalam Huffington Post. Penelitian yang melibatkan lebih dari 11.000 anak berusia 3,5 tahun dan 7 tahun. Hasil penelitian membuktikan bahwa tes kemampuan membaca, matematika , dan spasial anak yang cukup tidur jauh lebih baik dibandingkan yang tidak.

Oleh karena itu, para ahli tumbuh kembang banyak menyarankan anak untuk tidur teratur dengan waktu yang cukup. 

Tidur yang teratur, menandakan juga keteraturan keluarga di mana anak tumbuh dan kembang. Di sini pentingnya disiplin tidur, misalnya jam berapa tidur siang dan berapa lama. Begitu pula dengan waktu tidur di malam hari. Ini kelak akan berpengaruh pada kebiasaannya kelak. Anak yang tidak disiplin tidur akan sulit dibangunkan pagi hari ketika memasuki usia sekolah.

Selain itu, kebutuhan jam tidur anak harus diperhatikan. Untuk anak usia 1-3 tahun membutuhkan tidur selama sekitar 12 sampai 14 jam. Kebutuhan tersebut akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia.

Bagaimana jika anak sudah terlanjur tidak punya jam tidur teratur dan lama waktu tidur yang tidak jelas? Sejak usia dini, disiplin tidur masih bias diubah dan diterapkan. Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk mencapainya. Membuat rutinitas tidur yang konsisten, misalnya mencuci tangan dan kaki, menggosok gigi, berganti baju, obrolan jelang tidur atau dongeng, dan berdoa. Setelah itu, matikan lampu.

Awalnya, anak tidak langsung tidur karena tidak biasa. Lama kelamaan jika kegiatan dilaksanakan secara konsisten anak akan mengikuti pola yang diterapkan.

  1. Jangan melakukan perubahan drastis. Misalnya, anak terbiasa tidur jam 11 malam maka mulailah dengan mengawali tidur 15 menit sampai 30 menit sebelumnya. Waktu tersebut terus dikurangi hingga waktu tidur ideal jam 8 atau jam 9 malam.
  2. Membiasakan tidur siang di waktu dan lama yang tetap. Tidur siang baik untuk membuat otak lebih segar untuk beraktivitas kembali di sore hari. Namun, tidur siang yang terlalu lama akan membuat di malam hari anak sulit tidur awal.

Demikian hubungan disiplin dengan perkembangan otak anak dan langkah membiasakannya. Semoga dapat bermanfaat mengoptimalkan tumbuh kembang anak Anda!